Karir Raheem Sterling Yang Terus Menanjak

Karir Raheem Sterling – Sterling adalah anak laki-laki yang suka dan cinta sepak bola seperti anak laki-laki pada umumnya. Dia lahir di Kingston Jamaika 8 Desember 1994. Sejak kecil dia selalu bermain sepak bola. Pada usia 7 tahun dia pindah ke Inggris. Karir Reheem Sterling dimulailah dari sini. Dia bergabung bersama akademi salah satu sepak bola Queens Park Rangers pada usia menapak 10 tahun.

 Karir Raheem Sterling Yang Terus Menanjak

Beberapa musim kemudian karir Raheem Sterling bersama Quuens Park Rangers terus menanjak. Didukung dengan bakat alami serta kemampuan olah bola yang sangat mumpuni serta dengan kecepatan yang diatas rata rata pemain muda pada umumnya. Dia tumbuh sebagai pesepak bola yang sangat mumpuni. Sterling yang berposisi sebagai winger itu punya kecepatan yang mampu merepotkan barisan belakang pertahanan lawan dengan kecepatan maupun finising yang apik.

 

Setelah kematangan bermainnya kian terasah dia mulai dilirik oleh klub besar yakni Liverpool. Berkat kejelian Rafael Benitez pelatih pada masa itu, pada tahun 2010 dia resmi diboyong dari Loftus Road markas Queens Parks Rangers. Dengan mahar 5 juta poundsterling dia resmi menjadi bagian dari klub besar Liverpool. Dia mengawali karir juniornya bersama Liverpool Youth Team. Gol perdana Sterling dia lesakkan kala salah satu laga uji coba melawan Hibernian. Sejak saat itulah karir Raheem Sterling terus menanjak.

 

Matang bersama team junior Liverpool dia lantas dipromosikan ke dalam skuad senior Liverpool pada tahun 2012. Debutnya di mulai pada saat berhadapan dengan Wigan Athletic. Dia di dapuk sebagai pemain kedua yang memulai debut termuda bersama team senior Liverpool setelah Micheal Owen pada saat itu. Di bawah polesan tangan dingin Brendan Rodgers lah karir Raheem Sterling kian matang.

 

Dengan dipasangkan dengan Daniel Sturridge serta pemain berpengalaman Luiz Suarez, dia berkolaborasi menjadi trio yang sangat mematikan pada saat itu. Kolaborasinya dengan Sturridge dan juga Suarez menjadikan Liverpool di gadang-gadang bakal menjadi kandidat juara pada waktu itu. Namun sial karir Raheem Sterling kurang lengkap pada akhir musim Liverpool gagal menggenggam trophy juara Liga Inggris.

 

Bersinar dengan klubnya karir Raheem Sterling kian menanjak, dia dipanggil ke dalam tim nasional Inggris. Dia memperkuat timnas Inggris dari level junior sampai dengan timnas senior.Sebenarnya Sterling juga bisa memperkuat tanah kelahirannya Jamaika. Dia pun sempat berkata jika Jamaika ingin memakai jasanya dia siap kapanpun. Setelah bersama timnas maupun klubnya moncer sudah barang tentu bakatnya diperebutkan klub besar yang ingin meminangnya.

 

Lantas pada musim 2015 dia mengakhiri pengabdiannya bersama Liverpool,karir Raheem Sterling dilanjutkan dengan bergabung dengan klub kaya raya Manchaster City. Dengan nominal 50 juta Poundsterling dia memecahkan rekor transfer pemain termuda. Sampai sekarang Sterling merupakan bagian penting dari skuad asuhan Peg Guardiola yang melatihnya saat ini.